Saya Harus Berhenti

Melakukan Apa yang Dulu Saya Lakukan dengan Bagus ketika saya pensiun pada 1994, pada umur empat puluh tujuh tahun, pertanyaan ”Apa yang akan kulakukan untuk sisa hidupku?” sungguh membebani pikiran saya. Alih-alih menenangkan pikiran selama setahun, saya memutuskan untuk melakukan apa yang disebut ”memikirkan kembali” diri saya. Itu berarti saya perlu mengubah formula belajar dan formula profesional saya yang dulu unggul. Jika tidak, saya akan menjadi https://jamnesia.net/ seperti petinju yang kian tua dan naik kembali ke ring setelah absen beberapa tahun. Dengan memikirkan kembali diri saya,

saya harus mulai belajar sesuatu yang perlu saya pelajari, dengan tujuan untuk mengubah cara saya melakukan segala sesuatunya. Untuk melakukan itu, saya menciptakan sebuah papan permainan untuk mengajarkan apa yang biasa saya ajarkan, dan saya harus belajar menulis, karena saya gagal dua kali dalam hal ini sewaktu di SMU. Sekarang saya lebih dikenal sebagai penulis daripada profesi lainnya yang dulu saya miliki. Jika bukan karena memiliki formula kemenangan belajar, profesional, dan finansial, saya tidak akan memiliki kemewahan yang terus berlanjut dalam hidup saya. Jika dulu saya tidak maju terus, saya akan sudah ketinggalan zaman pada umur empat puluh tujuh tahun menghabiskan hidup saya dengan mengenang hari-hari baik dan kesuksesan saya di masa lampau.

Apa Hasil Keamanan Kerja bagi Kehidupan Keluarga?

Orangtua masa kini harus lebih pandai karena anak-anak mereka lebih pandai. Orangtua harus melihat melihat jauh jasa seo semarang melampaui sekolah dan keamanan kerja karena anak-anak dapat melihat hal itu jauh ke depan. Mereka dapat melihat apa hasil keamanan kerja bagi kehidupan keluarga mereka. Mereka dapat melihat bahwa orangtua mereka mempunyai pekerjaan tetapi barangkali tidak mempunyai kehidupan. ltu bukanlah masa depan yang diinginkan kebanyakan anak-anak sekarang.

Untuk menjadi orangtua yang sukses dengan memiliki hubungan yang sukses dengan anak-anak anda, orangtua harus melihat ke dalam bola kristal tapi bukan bola kristal mereka. Orangtua zaman sekarang harus terus-menerus melihat ke dalam bola kristal anak-anak mereka. Mereka harus berbagi visi anak-anak akan masa depan daripada memaksa anak-anak untuk melihat visi orangtua akan masa depan, visi yang sering kali didasarkan pada masa lalu.

Saya sudah menyatakan di awal buku ini bahwa banyak argumen di antara orangtua dan anak adalah benturan antara formula kemenangan orangtua dan formula kemenangan si anak-misalnya, orangtua mengatakan, ”Kamu harus sekolah,” dan si anak mengatakan, ”Aku akan keluar.” Itu adalah contoh benturan formula kemenangan. Untuk mempunyai hubungan yang sukses, orangtua harus berusaha sekuat tenaga untuk melihat apa yang dilihat si anak, karena si anak https://sekaliklik.id/jam-digital-masjid/ jelas melihat sesuatu, dan pendidikan yang baik mungkin bukan bagian dari visi itu. Dalam hal ini, saya tidak mengatakan orangtua harus menyerah dan membiarkan si anak melakukan apa pun yang dia inginkan.

Yang mau saya katakan adalah bahwa orangtua perlu melihat melampaui perbenturan formula-formula kemenangan dan berusaha keras untuk menemukan visi apa yang ada dalam benak anak mereka. Saya tahu ini tidak akan mudah, tapi saya kira ini lebih baik daripada ribut dengan anak-anak.