Dualisme ekonomi merupakan tatanan yang berbeda

Boe menyatakan sektor tradisional yang pra kapitalistik dan sektor modern yang kapitalistik berkembang sendiri-sendiri dan terpisah.

Senada dengan teois dunliome ekonomi, kajian Mynt menegaskan dikotomi sektor ekonomi moden deng sekten ekonomi tradisional sebagal berikut: a) Unitunit ussha dalarn sektor okonomi modern sangat teropesialisasi dan terintezrasi penuh.

Sebaliknya unit unit usaha pada sektor ekonomi tradi nal mempunyal derajat spesialionol yang rendah, b) Sekton ekonomi modern m dengan produsen batik toknologi yang moden, sementara sektor ekonomi radisional meneakup usaha-usaha keeil dengan teknologi tradisional, ) Usaha bianis di sektor modern memperkerjakan tenaga kerja berdasarkan spesifikasi kerja, sebaliknya di sektor tradisional m enyerap tenags kerja keluarga, d) Usaha bienis di oektor moderm mempunyal akses ke lembags keuangan formal dengan bunga rendah, sebaliknya usaha bisnis di sektor tradisional cenderung akses lembags ekonomi non formal denpn bunga tingg eneakup usaha-usaha besar yang padat nodal Pandangan yang berbeda tentang eksistensl dualisme ekonomi diungkapkan oleh Todaro" sebagai berikut: a) Dualisme ekonomi merupakan tatanan yang berbeda di mana yang kuat dan yang lemah dapat saling terkait keberadaannya dalam ruang dan waktu yang sama, b) Ko eksistenai ke dua tatanan tersebut bersifat kronis dan bukan tanda adanya transisi.

Keadaan ini bukan merupakan suatu fenomena sementara yang akan hilang karena waktu. Kesenjangan antara yang kuat dengan yang lemah cen- derung langgeng karena tatanan dan kelembagaan masing-masing yang berbeda, c) Derajat kesenjangan superioritas dan inferioritas terbukti tidak semakin rendah, bahkan ada tedensi kesenjangan cenderung meningkat, d) Interrelasi antar https://id.wikipedia.org/wiki/Batik_Besurek unsur yang kuat dan yang lemah tidak mebuat yang kuat marnpu menarik yang lemah. Dalam kenyataan, perkembangan yang kuat justru menekan perkembangan yang lemah Dalam perspektif yang, berbeda, Ranis a menyatakan ontinum karena sektor modern mempunyai hubungan dengan dengan sektor tradisional. Bahkan ditegaskan bahwa sektor modern sebagai kelanjutan dari sektor tradisional.

Menurut Ranis bahwa tenaga kerja yang berkd (surplus of labor) sudah sedemikian besar di sektor ekornonu tradisional dan sektor ckonomi modern tidak mempumw kapasitas yang cukup untuk menyerapnya Persoalan pada skhe ekonomi tradisional itu sendiri semakin rumit, sementara t perkembangan sektor ekonomi modem semakin mapan karma mengimbangi perkembangan yang pesat diluarmya Akibatys keterkaitan sektor ekonomi tradisional dan sektor ekoncmi modern tidak fungsional Kritik tajam terhad ap t esis dualisme eko nomi dipaparkan dalam studi Geertzy bahwa budaya ekonomi komersial kapitalia. Barat dengan budaya ekonomi pra hapitalis pribumi ds produsen batik Indonesia tidak terpisah tetapi saling berhubungan Kontak bucdaya ekononi komersial kapitalistik -pra kapitalistik tersebut tidak menghanlan perubahan secara evolusioner pada masyarakat petand pribumi melainkan suatu proses yang dinamakan involusi, yaitu sua pola kebudayaan sesudah mencapai bentuk yang pasti tidak ber hasil menstabilisasi atau mengubahnya menjadi suatu pola yang baru.

Akan tetapí budaya berbagi kemiskinan terus berkembang ke dalam hubungan-hubungan kerja yang panjang dan numia Proses transisi yang tidak berlanjut atau mengalami kemacetun bergerak tanpa kemajuan yang hakiki kemudian menjadi stab dan bahkan permanen, maka tidak terjadi pertumbuhan ekonomi dan kemiskinan meluas Ketidak seimbangan antara peninghatan tenaga kerja yang terlibat di sektor pertanian dan hasil yang diciptakan cenderung mengurangi produktivitas sampai ke tingkat yang paling rendah.