Kedua, untuk mendapatkan bayi laki-laki

Sekarang ini untuk mendapatkan jenis kelamin bayi sesuai yang diinginkan sudah lebih mudah, sebab dunia kedokteran semakin hari semakin can ggih. Bebempa tahun lalu dunia kedokteran telah menemukan sebuah metode baru untuk menentukan jenis kelamin bayi yan g akan lahir sesuai dengan kehendak pasangan suami istri. lstilah itu disebut dengan “Bayi Tabung."
Proses untuk mendapatkan bayi tabung hams obat penyubur kandungan memperhatikan beberapa ha]:

  1. Pasangan yang ingin memiliki bayi tabung hams pasangan subur, sehingga hams diperiksa kesuburannya lebih dahulu.
  2. Sperma yang dibutuhkan dan suami minimal 20 juta permililiter, jika lebih kecil dari 20 juta permililiter kemungkinan besar hasilnya sangat tipis. Sperma normal antara 20 juta sampai 250 juta permililiter.
  3. Usia wanita dianjurkan tidak di alas 35 mhun. J ika di atas 35 tahun ada kemungkinan anak yang lahir akan cacat.

Dengan membedakan sperma berkromosom X dan Y. maka Sperma tersebut dipisahkan. Cara pemisahannya berhubungan dengan sifat-sifatnya. Karena sifal Sperma kromosom X bentuknya lebih besar dan lebih lambat pe‘rgerakannya, sementara sperma kromosom Y lebih kecil dan lebih cepat pergerakannya. Pemisahan Sperma ini dilakukan dengan dua cara:

Pertama, untuk mendapatkan bayi perempuan, yang harus dilakukan adalah hal-hal sebagai berikut :
Bentuk Sperma berkromosom X lebih besar dari sperma berkromosom Y maka alat yan g digunakan adalah saringan. Saringan tersebut mengandung pori-pori. Karena Sperma berkromosom Y lebih kecil dan lebih ringan maka Sperma berkromosom Y tersebut tersangkut dan mati. Sementara Sperma berkromosom X yang lebih besar dan lcbih berat lolos. Sperma obat penyubur kandungan berkromosom X yang lolos inilah diinseminasikan ke rahim istri dan akan lahir bayi perempuan.

Kedua, untuk mendapatkan bayi laki-laki yang dilakukan adalah hal-hal sebagai berikut:

Untuk memisahkan Sperma berkromosom Y dari Sperma yang berkromosom X digunakan dcngan bantuan scbuah tabung yang berisi dua lapis cairan. Cairan di bagian atas kuran g pekat, sementara yang di bagian bawah lcbih pekat. Karena gaya gravitasi Sperma yang dimasukkan ke dalam tabung akan tumn. Sperma yan g berkromosom Y yang sifat gerakannya lebih cepat akan lcbih cepat pula sampai ke lapisan cairan palin g bawah. Sperma yan g lebih cepat turun tersebutlah yang diambil untuk diinseminasikan ke rahim istri dan akan lahirlah bayi laki-laki.

Dari kedua cara pemisahan sperma tersebut juga tidak 100% persen sukses. Keberhasilan pemisahan selama ini baru mencapai 90%-95% untuk jasa seo semarang sperma berkromosom X. Jadi masih mungkin yang lahir bayi laki-laki antara 5%10%. Sedangkan keberhasilan pemisahan sperma berkromosom Y selama ini mencapai 85%90% sehingga masih ada kemungkinan yang lahir bayi perempuan antara 10%-15%.

Jika pasangan suami istri menghendaki anak laki-laki maka yang diinseminasikan ke rahim istri adalah sperma berkromosom Y. Tetapi jika pasangan suami istri yang menghendaki anak perempuan yang diinseminasikan ke rahim istri adalah Sperma berkromosom X.