Tentu saja ayah saya

Tentu saja ayah saya yang pandai mengakui bahwa ranking dapat mempengaruhi masa depan seorang murid secara positif atau negatif, tetapi dia sama pedulinya dengan pengaruh ranking buruk terhadap persepsidiri dan keyakinan-diri seorang murid. Dia sering mengatakan, ”Banyak anak masuk sekolah dengan rasa senang untuk belajar tetapi segera bosan, dan kemudian belajar membenci sekolah.” Nasihamya adalah, ”Jika orangtua mempunyai seorang anak yang belajar membenci sekolah, tugas orangtua yang paling penting dalam tahap kehidupan seorang anak ini adalah tidak mengharuskan si anak untuk mendapatkan ranking yang baik. Tugas orangtua yang paling jam digital masjid penting adalah memastikan bahwa si anak menjaga kesenangan belajarnya yang diberikan oleh Tuhan. Temukan kejeniusan alami anakanak anda, temukan apa yang mereka minati dalam belajar, dan jagalah agar mereka senang belajar, sekalipun bukan di sekolah.”

Kenyataannya adalah anak-anak sekarang harus belajar lebih banyak daripada yang pernah kita lakukan. Jika tidak, mereka akan tertinggal dalam dua formula kemenangan berikutnya yang akan dibahas dalam bab selanjutnya. Karena itu, menurut pendapat saya, mengem' bangkan formula belajar yang unggul dalam diri anak-anak anda di rumah jauh lebih penting daripada ranking yang akan mereka peroleh di sekolah. Seperti yang dikatakan ayah saya yang pandai dan ayah kaya saya, ”Pendidikanmu yang sebenarnya dimulai ketika kamu meninggalkan bangku sekolah dan memasuki dunia nyata.”

Akankah Anak Anda Menjadi Usang pada Umur Tiga Puluh Tahun

Ketika saya masih bocah, orangtua saya beranggapan bahwa saya akan lulus dari sekolah, mendapatkan sebuah pekerjaan, menjadi seorang karyawan yang loyal, menapaki jenjang karier di sebuah perusahaan, dan tetap di sana sampai saya pensiun. Setelah pensiun, saya akan menerima jam tangan emas dan bermain golf bersama suatu paguyuban para pensiunan dan mengendarai kendaraan golf saya sampai petang.

Semakin Tua, Anda Semakin Kurang Berharga

Gagasan tentang satu pekerjaan untuk seumur hidup adalah gagasan Abad Industri. Sejak 1989, ketika Tembok Berlin runtuh dan World Wide Web berkembang pesat, dunia dan aturan pekerjaan sudah berubah. Salah satu aturan yang telah berubah adalah ”Semakin tua, anda semakin berharga” (untuk bisnis). Dalam Abad Industri barangkali pernyataan itu benar, tetapi sekarang ini aturan tersebut Sudah tidak berlaku lagi. Bagi banyak orang dalam Abad Informasi, Semakin tua, anda semakin kurang berharga.”

Itu sebabnya sebuah formula kemenangan dalam bidang belajar dari seorang anak perlu disesuaikan untuk mengimbangi berbagai perubahan yang akan datang. Formula kemenangan untuk belajar seorang anak haruslah sebuah formula belajar yang dilatih dengan baik agar mampu mengimbangi perubahan dalam formula kemenangan dalam bidang profesionalnya.

Dengan kata lain, jika ha] itu tidak dilakukan, risikonya adalah anak anda mungkin akan men. jadi obsolete (usang, kuno, ketinggalan) pada umur tiga jam digital masjid puluh tahun dan harus mempelajari sebuah formula profesional baru untuk meng. imbangi perubahan profesional yang dituntut oleh pasar. Dengan kata lain, jika anak anda mempunyai gagasan lama tentang satu profesi untuk seumur hidup dan tidak siap untuk belajar dan berubah dengan cepat, risikonya adalah anak anda akan semakin tertinggal jauh setiap tahunnya.