Gagasan untuk Orangtua

Beberapa tahun yang lalu saya menonton sebuah program di tv yang mengisahkan tentang ibu-ibu yang membawa putri-putri mereka bekerja untuk memperlihatkan apa yang mereka lakukan di tempat kerja. Si komentator tv sangat kagum dengan ide itu dan jam digital masjid mengatakan, ”lni suatu ide baru yang sangat betani-para ibu mengajar putri-putri mereka untuk menjadi karyawan baik di masa depan.”

Yang bisa saya katakan pada diri saya hanyalah, Sungguh sebuah ide yang kuno.

Ketika saya masih bocah pada 1960-an, kebanyakan orangtua mengatakan pada anak-anak mereka, dengan suara panik, ”Kamu harus mendapat pendidikan yang baik supaya nanti mendapatkan pekerjaan yang baik” Alasan kepanikan itu adalah bahwa banyak orangtua tumbuh dalam masa Depresi Besar, suatu periode ketika tidak ada pekerjaan. Bagi banyak orang dari zaman orangtua saya umumnya mereka yang lahir antara 1900 dan 1935-ketakutan emosional mereka, takut akan pengangguran dan takut tidak mempunyai cukup uang, telah sangat mempengaruhi pikiran, kata, dan tindakan mereka.

Jika sekarang anda melihat-lihar, di mana-mana ada tanda/iklan “Dibutuhkan Tenaga”. Para bos mencari dengan setitik harapan siapa pun yang dapat membaca dan menulis, yang menyenangkan, dapat tersenyum, dan dapat dilatih. Sementara keterampilan teknis memang penting, kenyataannya tetap bahwa ada banyak atribut jasa seo semarang lain yang lebih berarti bagi seorang bos daripada keterampilan teknis semata. Sekalipun ada begitu banyak pekerjaan, dengan kepanikan emosional yang sama, orangtua mereka mengatakan pada mereka: ”Kamu harus mendapat pendidikan yang baik supaya bisa mendapatkan pekerjaan yang baik."

Ketika saya mendengar seseorang mengatakan, ”Tapi anda harus mendapatkan pekerjaan,” saya mengatakan, ”Sabar. Tenang. Rileks. Lihatlah sekeliling. Ada banyak pekerjaan. Masa Depresi sudah lewat. Kapitalisme telah menang. Ia menyelamatkan dunia. Komunisme sudah mati. Internet tumbuh dan berkembang pesat. Dan berhentilah mewariskan nasihat berdasarkan sejarah masa lampau. Sekarang, jika anda menginginkan pekerjaan yang aman dan terjamin, anda bisa mendapatkan pekerjaan. Jadi sisihkan waktu untuk berhenti sejenak dan berpikir.”

Sebagian orang tenang, tetapi banyak yang tidak. Kebanyakan orang yang saya temui sungguh sangat ketakutan bila tidak mempunyai pekerjaan, tidak mempunyai uang, dan kebanyakan orang tidak dapat berpikir secara rasional karena ketakutan masa lalu yang diwariskan dari orangtua kepada anak.
Salah satu hal terpenting yang dapat dilakukan orangtua adalah berhenti sejenak, merenung, dan melihat ke masa depan, daripada memberikan nasihat jam digital masjid berdasarkan kejadian-kejadian masa lalu. Seperti saya katakan, Masa Depresi sudah lewat.

Saat ini banyak anak drop out dari sekolah atau tidak menjalani pendidikan mereka secara serius karena ancaman tidak bisa memperoleh pekerjaan yang aman dan terjamin sebagai alasan untuk bersekolah sudah tidak berhasil lagi. Anak-anak di sekolah tahu bahwa mereka bisa memperoleh pekerjaan. Anak-anak di sekolah dapat melihat bahwa upah besar tidak lagi dibayarkan pada juara kelas. Anak-anak tahu bahwa orang yang mencetak banyak uang adalah omng-orang yang menjadi juara dalam olahraga, musik, atau film. Anak-anak sekarang melihat Al Bundy di tv dan tahu dia mempunyai pekerjaan. Mereka juga melihat orangtua mereka berangkat bekerja. membanting tulang, tidak pulang, mempekerjakan perawat, dan kemudian anak-anak mengatakan, ”Itukah yang akan aku lakukan setelah bersekolah? Itukah yang aku inginkan untuk hidupku? Apakah aku ingin melakukan ini pada anak-anakku?”